Membuat Awetan Rangka Aves

Tidak begitu sulit membuat awetan rangka aves. Hanya membutuhkan sedikit kesabaran dan ketelitian untuk membuatnya.
Untuk kemudahan pembuatan, bagi pemula saya sarankan untuk menggunakan spesies aves yang berukuran agak besar. Sedangkan untuk teknik pembuatannya, saya memilih untuk menggunakan teknik perebusan. Waktu pengerjaannya sekitar seminggu.

Adapun alat dan bahan yang diperlukan antara lain :
  • Ayam kampung (Gallus gallus domestica)
  • Pisau cutter
  • Pinset
  • Lem (Lem hanya untuk jaga-jaga, kalau ada tulang yang terlepas. Gunakan lem untuk keramik/gelas)
  • Bensin secukupnya (± ½ - 1 liter)
  • Kawat untuk dudukan/penahan rangka ayam. (± 3 x panjang ayam).
  • Kawat kecil (bisa digunakan serabut kabel) untuk pengikat rangka ayam dengan kawat penahan
  • Phylox clear (bening/transparan)
  • Alas kayu (uk.30x30 cm) atau box kaca (uk.35x35x40 cm)
    (Sebenarnya alas kayu saja sudah cukup. Box kaca ini sifatnya opsional, tujuannya supaya awetan terjaga dari benturan dan juga menambah nilai estetika)

Langkah kerja :
  1. Eksekusi sang ayam hingga wafat (Ayamnya saya sembelih, biar halal dan dagingnya bisa dibuat campuran nasi goreng J. Di beberapa literatur sih, cuma disuruh bius aja, tapi saya ngga tega. Lagian juga dagingnya mubazir.)
  2. Catat informasi tentang morfologi si ayam. (kelamin ayam, panjang dan tinggi ayam, rentang sayap, dsb)
  3. Cabuti bulu-bulunya. Caranya dengan mencelupkan ayam kedalam air mendidih lalu dibolak-balik. Ngga perlu lama-lama. Sebentar saja. Lalu bulunya akan dapat dengan mudah dicabuti.
  4. Rebus ayam dalam air mendidih sekitar 10 menit. Proses perebusan ini berguna untuk memudahkan kita melepaskan daging dari tulang. Perebusan yang terlalu sebentar akan menyebabkan kita kesulitan melepas daging. Sedangkan perebusan yang terlalu lama dapat menyebabkan rusaknya jaringan ikat. Kemudian angkat ayam dan tiriskan.
  5. Biarkan ayam dingin dengan sendirinya. Sekitar 1 jam. Hal ini untuk menjaga agar tulang tidak rapuh.
  6. Ambil semua organ dalam ayam dengan menyayat perut bagian belakang bawah. Pisahkan daging dari tulang dengan hati-hati jangan sampai tulang-tulangnya terpisah. Untuk mengambil sisa-sisa serpihan daging yang menempel pada tulang, gunakan pinset.
  7. Kosongkan tengkorak dari otak dengan menggunakan alat cungkil yang tumpul. Lalu semprot bagian dalam tengkorak dengan air hingga benar-benar bersih.
  8. Cuci rangka menggunakan bensin. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan lemak yang menempel pada tulang. Hasilnya tulang akan terasa kesat.
  9. Buat dudukan rangka mengikuti alur tulang belakang (vertebra) ayam. Lalu ikat rangka pada dudukan rangka dibeberapa bagian. (kepala, leher, badan, tulang ekor)
  10. Angin-anginkan rangka sekitar 1-2 hari.
  11. Semprotkan phylox clear pada rangka secara merata. Diamkan hingga kering (± ½ jam). Kemudian ulangi hingga tiga kali.
  12. Atur posisi rangka pada box kaca.
  13. Selesai.

1 komentar:

enanut_na2 mengatakan...

Kejaaaaammmmmmmmmm,,,,,,,,,,

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengunjung

 
Copyright © Blognya Mas Eko